[Android] Komparasi Akbar Browser Android (Part 1)

Kisanak barangkali sudah terpuaskan dengan browser bawaan Android, tapi bagaimana jika ada cara lain yang lebih baik dalam berselancar dengan smartphone kisanak? Berikut ini enam browser web untuk Android yang sudah di-tes dan diselikidiki.

Kegunaan sebuah smartphone sangat bergantung pada web browsernya. Pada awal-awal era browser mobile, kisanak sudah cukup beruntung bila sudah dapat menampilkan gambar pada sebuah halaman web, tapi kini jamannya sudah berubah. Sebuah mobile browser dapat menampilkan halaman web dan hampir seluruh aplikasinya, sama seperti kita menggunakan browser pada desktop.

Untuk smartphone Android, ada banyak browser yang dapat kisanak pilih, dan antara satu sama lain ada yang lebih baik daripada yang lainnya. Saya akan mencoba browser Android yang paling populer, dan akan mengumpulkannya di satu medan perang, dan pemenangnya akan diputuskan melalui performa rendering, kompatibilitas web, performa tampilan, fasilitas-fasilitas tambahan, dan kemudahan pemakaian. Berikut ini adalah para browser yang akan diadu:

Browser bawaan Android

Semua perangkat Android sudah dilengkapi dengan browser bawaan, tapi para produsen smartphone seringkali menambahkan skin atau mod tersendiri, dan hal ini membuat kalimat “browser bawaan” sedikit menjadi kabur. Secara standar, saya menyebutkan bahwa browser bawaan adalah browser yang betul-betul standar dari Google, yang ada di smarpthone Android Galaxy Y 2.3.6 saya.

Opera Mobile

Desktop browser yang terkenal ini juga tersedia di Android. Opera Mobile menawarkan banyak fitur yang juga dapat kisanak jumpai di versi desktopnya. Bila kisanak menggunakan browser Opera di PC, kisanak juga pasti akan menyukai browser versi mobile-nya.

Opera Mini

Jangan tertipu oleh namanya; Opera Mini bukan versi ringan dari Opera Mobile (seperti browser Dolphin Mini untuk Dolphin HD). Opera Mini sebenarnya adalah browser yang sama sekali berbeda, dan sudah dioptimasikan untuk berselancar web dengan koneksi mobile. Semua pekerjaan yang berat-berat, seperti pemrosesan halaman web. dan gambarnya ditangani oleh server Opera, lalu dikompresi, dan dikirim kembali ke smartphone kisanak. Hasilnya adalah browser yang cepat, konsisten dan tidak bergantung pada kecepatan koneksi internet, atau perangkat smartphone kisanak.

Firefox

Firefox 10 sudah tersedia untuk Android, dengan segudang fitur tambahan, dan perbaikan kecepatan. Sebagai salah satu dari browser yang paling banyak digunakan di desktop, sudah pasti Firefox punya kemampuan untuk menjadikannya salah satu browser mobile yang terbaik.

Dolphin Browser HD

Walaupun versi desktopnya kurang begitu terkenal, Dolphin HD adalah browser komplit yang paling banyak di download untuk versi Androidnya. Browser ini menawarkan tampilan grafis yang baik, dan fitur yang tidak dapat kisanak temukan pada browser lainnya.

Dolphin Browser Mini

Buat kisanak yang hanya ingin berselancar di internet tanpa segala tetek bengeknya, kisanak dapat memilih Dolphin Browser Mini. Desainnya yang minimalis membuatnya dapat bekerja bahkan pada perangkat Android generasi lama. Browser ini bahkan tetap memilik fitur unik yang tersedia di versi HD-nya.

Skyfire Web Browser 4.0

Seperti Opera Mini, Skyfire juga memproses halaman web di servernya dulu. Tapi perbedaannya terletak di kelengkapan fitur. Browser ini mencoba untuk menggabungkan kemampuan browser dengan segala fasilitasnya, dengan kecepatan hasil pengolahan servernya. Akan tetapi, tidak seperti browser lainnya, kisanak harus mengeluarkan sedikit biaya supaya dapat membuka seluruh fiturnya (saat ini harganya $2.99)

Seluruh browser diatas dipertarungkan pada sebuah Samsung Galaxy Y. Semua setelan browser dibiarkan pada kondisi asalnya, dan tidak ada penambahan embel-embel (add ons) pada browsernya.

(Bersambung part 2)

Pelesir ke Taman Wisata Cimanggu-Bandung, Jawa Barat

Sebagai pembeda antara Go….!!!! BLOG edisi wordpress.com dengan Nogaptek.com, mulai hari ini, saya akan mengetengahkan artikel-artikel yang berhubungan dengan travelling, dan tentu saja, semua artikel di kategori Travel ini akan selalu mengetengahkan perjalanan saya dan keluarga dengan menggunakan bus. Ya, saya adalah penggemar bus, saudara-saudara! :) :)

Sebagai artikel pertama kategori Travel ini, saya akan membawa kisanak ke sebuah tempat wisata yang nggak jauh dari pusat kota Bandung, yaitu ke Taman Wisata Alam Cimanggu, atau disingkat TWA Cimanggu.

Taman Wisata Alam Cimanggu

Sebenarnya pelesiran saya ke TWA Cimanggu ini pada pertengahan Desember 2011 lalu, dan awalnya juga terjadi secara spontan saja. Saya awalnya kebingungan saat tiba di Terminal Baranangsiang Bogor. Yang bikin bingung adalah tujuan perjalanan pada hari itu.

Saat itulah saya melihat bus Bela Utama jurusan Bogor Bandung dengan tarif Rp. 40.000 yang menggoda saya untuk menaikinya. Jadilah hari Minggu, 18 Desember 2011 itu saya pelesiran ke Bandung, dengan tujuan yang hampir pasti ke TWA Cimanggu yang terkenal dengan pemandian air panasnya.

Dengan tarif Rp. 40.000 per orang, Bus Bela Utama mengantarkan saya ke Bandung, berangkat dari Terminal Baranangsiang Bogor pukul 06.00, dan tiba di Terminal Leuwipanjang, Bandung pukul 09.30.

Interior Bela Utama. Cukup Nyaman dan Bersih.

Tiba di Terminal Leuwipanjang, setelah bertanya dengan petugas terminal, kami diarahkan ke angkutan umum Mitsubishi L-300 di ujung terminal, dengan jurusan Ciwidey. Kendaraan L-300 ini mirip dengan kendaraan Bogor-Sukabumi, dengan tarif Rp. 8.000,- per orang.

Kondisi mobil L-300 ini bisa dikatakan sebenarnya kurang terasa nyaman dan aman, karena mobil terus diisi hingga padat, padahal jarak antara baris kursi sangat rapat.

Mobil L-300 ini akhirnya berangkat pukul 09.45, dan melaju ke Terminal Ciwidey, dan akhirnya pukul 10.30 kami tiba di Terminal Ciwidey.

Di Terminal Ciwidey, sudah menunggu dua moda angkutan lain yang siap mengantarkan kami, yaitu angkutan kota dan ojek motor. Bila kisanak menggunakan ojek, akan dikenai ongkos berkisar antara Rp. 10.000,- sampai Rp. 15.000,-. Bila menggunakan angkot, tarifnya tidak jauh berbeda dengan angkutan kota pada umumnya, yaitu berkisar Rp. 3.000,- sampai Rp. 6.000,- tergantung pada jarak dan tujuan kisanak. Untuk urusan ini, saya lebih memilih angkutan kota, karena tarifnya yang hemat, dan bisa ngobrol dengan pak supir mengenai tempat-tempat wisata di sekitar Ciwidey ini.

Jalur dari Terminal Ciwidey hingga TWA Cimanggu cukup memanjakan mata, dan jalur ini mirip sekali dengan jalur puncak dengan banyak jalan menanjak dan perkebunan strawberry di kanan dan kiri jalan. Perjalanan menuju TWA Cimanggu juga berlangsung dengan nyaman karena cuaca yang sejuk.

Pukul 11.15 akhirnya kami tiba di TWA Cimanggu, dan kisanak pun tidak akan terlewat, karena papan penanda lokasi yang cukup jelas di kiri jalan.

TWA CImanggu

Memasuki areal TWA Cimanggu, suasana terasa lebih dingin, dengan pepohonan menghijau sejauh mata melihat. Kelebihan lain dari TWA Cimanggu ini adalah, tempat ini terkesan tidak begitu komersial, tidak seperti halnya dengan tempat wisata lain yang sedari pintu masuk sudah penuh sesak dengan pedagang kaki lima. Kesan yang kami dapatkan semenjak masuk areal TWA Cimanggu sudah tentram, dan begitu hening.

Tarif masuk TWA Cimanggu pun tidak begitu mahal, yaitu Rp. 10.000,- per orang pada hari biasa, atau Rp. 12.000,- pada hari libur, dan tarif kendaraan mulai dari Rp. 2.000,- untuk roda dua, hingga Rp. 20.000 untuk kendaraan roda 6.

Memasuki lebih dalam areal TWA Cimanggu, suasana cukup ramai, namun terkesan sangat tertata. Disinilah hal yang saya sukai di TWA Cimanggu, yaitu pengaturan pedagang kaki lima yang jauh dari kolam pemandian, dan pedagang pun tidak dapat memasuki areal pemandian. Begitu juga dengan penitipan barang, para pengunjung disediakan loker kecil dengan kunci pribadi.  Tanpa menunggu waktu lama, saya, istri dan anak pun langsung ganti baju, menyimpannya di loker, dan langsung nyebur ke air panas!

Area Masuk TWA Cimanggu

Area Outbond

 

Area Pemandian

Tak terasa waktu menujukkan pukul 15.00, dan akhirnya kami pun bergegas pulang, dengan rute yang sama seperti rute pemberangkatan.

Secara keseluruhan, TWA Cimanggu adalah tempat wisata yang sangat baik, dengan tingkat kenyamanan yang cukup tinggi. Dengan segala fasilitasnya, TWA Cimanggu adalah tempat wisata yang harus anda kunjungi!

 

[Android] Mengecilkan Resolusi Gambar dengan Image Shrink Lite

Yang namanya kamera smartphone jaman sekarang, rasanya nggak ada lagi yang beresolusi 1.3 MP kebawah.

Coba deh tengok kamera smartphone kisanak. Berapakah resolusi yang mampu dihasilkannya? Saya yakin, minimal kamera 1.3 Mega Pixel udah pasti tersemat disitu. Dengan resolusi kamera yang kian besar, kualitas gambar yang dihasilkan juga semakin baik, dan ukuran file image-nya juga semakin besar. Contohnya di Samsung Galaxy Y saya yang berkamera 2 MP (1600 x 1200), ukuran file yang dihasilkan rata-rata 500-600 kb.

Kalau buat koleksi pribadi sih, resolusi gambar yang besar pastinya nggak jadi masalah. Karena resolusi besar akan sangat cocok buat peng-editan gambar di Photoshop, atau buat sekedar koleksi album gambar di komputer. Tapi bila gambar hasil jepretan kamera akan digunakan untuk konsumsi web, gambar yang besar pastinya akan membutuhkan waktu lama untuk di-upload, dan juga untuk ditampilkan di halaman web tersebut.

Contoh lain yang berkaitan dengan ukuran gambar yang nggak begitu jadi masalah adalah seperti file image untuk Blog pribadi kita, atau bahkan untuk album foto di Facebook. Untuk konsumsi publik sih, buat apa kita kasih file image yang besar? Apalagi di Facebook. Secara umum, kualitas gambar dengan resolusi 640 x 480 juga udah cukup baik, dan mempersingkat waktu loading gambar.

Masalahnya, kalau hasil jepretan kamera kita hasilnya besar, gimana caranya untuk mengecilkan resolusi gambar tersebut, supaya ukuran file yang dihasilkan jadi kecil?

Jangan bimbang, jangan ragu. Lagi-lagi ada aplikasi Android yang bisa melakukan tugas tersebut secara otomatis, yaitu Image Shrink Lite.

Cara pakainya juga gampang, download dulu aplikasinya di Android Market, dan instal seperti biasa.

Setelah terinstall, buka aplikasinya, dan tentukan sendiri setting yang sesuai dengan kemauan kisanak seperti pada contoh gambar:

Setting Image Quality di Image Shrink Lite.

Pada menu Image Shrink Lite, kisanak bisa menentukan resolusi gambar yang diinginkan, kualitas gambar, nama file,dan attribut yang menyertai sebuah file image.

Gimana cara mengecilkan gambar dengan Image Shrink Lite? Gampang saja, buka gambar yang diinginkan di Gallery, atau di File Manager, tap menu Share, lalu tap Image Shrink Lite:

..Sejurus kemudian, file image akan dikecilkan, dan selanjutnya Image Shrink Lite akan menawarkan, apakah file yang sudah dikecilkan akan dikirimkan ke e-mail, Facebook, atau aplikasi lainnya yang membutuhkan. File hasil pengecilan kemudian akan disimpan di folder Image Shrink Lite.

Gimana kisanak? Gampang kan?

[Android] Speedometer Vs. GPS, Lebih Aktual Mana?

Kalau bicara masalah kecepatan sebuah kendaraan, selalu ada Speedometer untuk mengukurnya.

Tapi yang jadi masalah, itu si Speedometer akurat apa nggak dalam membaca kecepatan, ya kan? Coba deh kisanak berkunjung ke situs-situs atau forum kendaraan roda dua. Disitu selalu ada perdebatan, apakah motor merek H lebih cepat dari merek Y, speedometer motor H ternyata dilebihkan sekian kilometer dibanding dengan speedometer di motor Y, dan seterusnya, dan seterusnya nggak habis-habis.

Dan memang pembacaan di speedometer sebuah kendaraan nggak selalu akurat. Malah sebenarnya, speedometer di sebuah kendaraan, lebih dimaksudkan untuk peranti keselamatan, yang sebenarnya bertugas memberi kesadaran pada pengemudinya, agar tidak melebihi batas kecepatan yang berlaku. Lagipula, speedometer analog bergantung pada rotasi roda depan, dan gear yang memutar kabel baja yang menuju ke pembaca kecepatan di dashboard, yang sebenarnya mempunyai toleransi kesalahan pembacaan yang tinggi. Begitu juga dengan speedometer digital, yang pembacaan aktualnya bisa di-ulik dengan metode kalibrasi.

Jadi gimana dong cara kita mendapatkan pembacaan kecepatan yang akurat?

Jangan khawatir, kisanak. Lagi-lagi smartphone Android kisanak bisa membantu. Syaratnya, smartphone Android kisanak harus punya fitur GPS. Yah, betul! Kita akan membaca kecepatan sebuah kendaraan dengan menggunakan bantuan GPS.

Sebelumnya, download dan instal dulu aplikasi Android Speedometer di Android Market, dan instal seperti biasa.

Cara pakainya juga gampang. Cukup nyalakan GPS, dan aktifkan aplikasi Android Speedometer. Malahan, Android Speedometer bisa juga dipajang sebagai widget untuk kemudahan akses. Berikut contoh penggunaan Android Speedometer saat saya berada di bus Pahala Kencana menuju Yogyakarta, posisi tepatnya di Tol Cikampek, 31 Desember 2011:

Pahala Kencana at Tol CIkampek

Lumayan kenceng yah? :) :) .

Kembali ke masalah akurasi Speedometer Vs. GPS. Menurut kisanak, mana yang lebih akurat? GPS atau speedometer di dashboard? Untuk masalah teknisnya, saya sendiri nggak begitu paham. Tapi setidaknya, adanya Android Speedometer bisa menjadi pembanding dalam akurasi pembacaan kecepatan kendaraan kisanak.

Oke, silakan dicoba. Wusz..Wusz..

[Android] Menghitung Periode Menstruasi Dengan Aplikasi My Days

Ada banyak manfaat bila kisanak mengetahui periode menstruasi pasangan kisanak. Terutama bagi yang sedang menjalankan program kehamilan.

Lho koq ada hubungannya periode menstruasi dengan program kehamilan? La iya lah kisanak. Dengan mengetahui awal dan akhir periode menstruasi pasangan kita, kita dapat mengetahui kapan masa kesuburan seorang wanita, dan dengan demikian kita dapat mengetahui kapan waktu yang tepat untuk “membuahi” pasangan, he he he. Ah..jadi pengen malu! :) :)

Untungnya bagi kisanak yang memiliki smartphone Android, kini nggak perlu susah-susah lagi menghitung periode menstruasi pasangan. Kisanak tinggal download aplikasi My Days di Android Market dan jalankan aplikasinya. Cara pakainya juga gampang  koq. Segampang membalikkan telapak tangan, yang sedang keseleo.

Jadi gimana cara pakainya? Gampang saja:

1. Tap pada salah satu tanggal di kalender My Days, dan pilih pilihan Add ‘Period Start’ untuk menandai awal menstruasi, dan tap di tanggal lainnya dan pilih pilihan ‘Add Period End‘ untuk menandai akhir menstruasi.

Tampilan utama My Days. Tap di salah satu tanggal untuk mengisi data bulanan.

Inilah menu yang muncul bila salah satu tanggal di kalender My Days di-tap.

2. Bila tanggal awal menstruasi, dan akhir menstruasi sudah ditandai, maka My Days akan menghitung periode awal dan akhir menstruasi untuk bulan-bulan berikutnya secara otomatis.

Nah, kalau sudah begini, kisanak tinggal lihat warna-warna yang ditandai di kalender My Days. Secara default, warna merah di My Days berarti periode menstruasi, warna jingga berarti periode dengan tingkat kesuburan tertinggi. Tingkat kesuburan tertiggi berarti, ada potensi keberhasilan kehamilan bila kisanak dan pasangan rajin “bermain” di tanggal-tanggal tersebut.  dan warna jingga cerah berarti sel telur sudah matang dan siap dikunjungi oleh pasukan sperma. Jadi kisanak tinggal atur deh, kapan waktu untuk “main” dengan pacar… eh istri kisanak!

 

Udah ah, selamat mencoba yah!

[Android] Memantau Penggunaan Internet Dengan 3G Watchdog

Selamat sore buat para pembaca Go….!!!!BLOG yang budiman.

Buat kisanak para pengguna smartphone Android dengan paket data internet yang selalu aktif, pasti kadangkala bingung, sudah berapakah total pemakaian internetnya? Apalagi bila kisanak berlangganan paket data internet yang ber-kuota pas-pasan dalam satu bulan. Pastinya deg-degan menghitung sisa kuota internetnya. Takutnya kuota sudah terlampaui, dan yang jadi korban pastinya saldo pulsa tersisa kisanak!

Kisanak nggak usah bingung lagi, install saja aplikasi pemantau lalu-lintas paket data internet yang bejibun di Android Market, salah satunya adalah aplikasi 3G Watchdog.

Tapi sebelumnya, saya rasa perlu mengingatkan kembali, bagaimana perhitungan lalu lintas paket data internet yang kita gunakan sebagai berikut:

Jadi begini, taruh kata kisanak sedang browsing di smartphone, setiap halaman yang diakses akan dihitung sebagai lalu lintas download, sedangkan seluruh permintaan ke lalu lintas internet dari smartphone akan dihitung sebagai lalu lintas upload. Misalkan ada halaman web yang dimuat berukuran 10 kb, maka lalu lintas download akan dihitung 10 kb, dan seterusnya.

Tapi yang namanya smartphone dengan paket data internet yang aktif, lalu lintas data nggak melulu berkaitan dengan aktifitas browsing. Sinkronisasi e-mail, aplikasi chatting, aplikasi jejaring sosial dan masih banyak aplikasi lainnya yang juga menggunakan lalu lintas internet yang pastinya juga memakan kuota internet kita.

Nah, supaya gampang menghitung seluruh lalu lintas download dan upload di smartphone Android kisanak. Coba deh download dulu 3G Watchdog versi Free di Android Market, dan install.

Cara pakainya juga gampang. Buka aplikasi 3G Watchdog, dan masuk ke halaman Setting, atur langganan paket data yang kisanak pakai, dan tanggal mulai berlangganan lalu tap OK.

Setelah itu, taruh saja Widget 3G Watchdog di layar depan, dan dengan demikian, kisanak bisa dengan mudah memantau total lalu lintas download dan upload yang telah digunakan.

Sebagai contoh diatas, saya berlangganan paket internet 500 MB per bulan dari XL, dan posisi hari ini, 19 Februari 2012, total pemakaian internet saya sudah 407 MB. Ooops…! Mudah-mudahan bisa nyampe tanggal 24 tuh!

[Android] Hemat Baterai dengan CPU Tuner

Jika pada artikel sebelumnya ada cara hemat baterai dengan mengatur koneksi paket data, maka pada artikel kali ini akan mengulas penghematan baterai dengan cara mengatur nafas CPU.

Masih ingat nggak dengan artikel menghemat baterai dengan Juice Defender? Nah sesuai dengan janji saya tempo hari, kali ini saya akan mengetengahkan satu jurus ampuh lagi demi penghematan baterai smartphone Android kisanak.

Sedikit mengulas artikel yang lalu, kita sudah tahu bahwa ketahanan baterai pada smartphone dengan setelan standar, rata-rata nggak akan bertahan sampai 24 jam. Jika pada artikel yang lalu saya mengulas penggunaan aplikasi Juice Defender yang berfungsi mengatur koneksi paket data, kali ini saya akan mengulas penghematan baterai dari sisi pengaturan kecepatan prosesor dengan aplikasi CPU Tuner. Langsung aja deh sediakan dulu bahan-bahan yang diperlukan:

1. Smartphone Android yang telah di-root (cara rooting ada disini)

2. Aplikasi CPU Tuner dari Android Market

Peringatan:

Penulis tidak bertanggung jawab atas segala resiko yang timbul dari artikel ini

Jurus Pemakaian CPU Tuner:

1. Cara pakai CPU Tuner gampang saja, mirip dengan pemakaian Juice Defender yang tinggal instal dan beberapa tap. Pertama-tama, pastinya instal dulu CPU Tuner ke Android kisanak dan buka aplikasinya.

2. Pada peluncuran pertama CPU Tuner, kisanak akan disuguhi layar pemilihan profil dan pemilihan tingkat user. Untuk gampangnya pilih saja profil Simpel & Powerful, dan pemilihan user Beginner. Profil ini adalah profil yang umum digunakan untuk CPU Tuner. Setelah profil Simple & Powerful kisanak pilih, kita akan ulik profil ini lebih lanjut pada langkah 3 dibawah ini.

3. Pada menu Profiles, tap pada sub menu Screen On:

Layar Profiles: Tap pada sub menu Screen On.

4. Lalu pada kotak Governor, pilih pilihan Full Speed, dan geser slider Frequencies hingga ke titik maksimum kecepatan CPU kisanak. Pada contoh gambar dibawah, saya menggunakan Samsung Galaxy Y saya yang CPU nya berkecepatan 832 MHz. Pastikan dulu spesifikasi smartphone kisanak, terutama spesifikasi kecepatan CPU-nya. Pastikan pengaturan slider Frequencies tidak melebihi kemampuan CPU smartphone kisanak!

Pada kotak Governor, pilih pilihan Full Speed.

5. Kembali lagi ke layar Profiles pada langkah nomor 3, lanjutkan dengan tap sub menu Screen Off:

Pada kotak Governor, pilih pilihan Save Battery.

6. Lalu pada kotak Governor, pilih pilihan Save Battery, dan geser slider Frequencies hingga ke titik minimum kecepatan CPU kisanak. Pada contoh gambar diatas, Galaxy Y saya mentok di kecepatan minimum 312 MHz. Selesai!

Lalu, kisanak pasti bertanya-tanya, letak penghematan baterainya dimana?!

Jadi begini kisanak, setelah pengaturan CPU Tuner selesai, saat layar dalam keadaan mati, kecepatan CPU akan turun ke level minimum, yang pastinya akan menghemat daya baterai. Karena, toh dalam keadaan layar mati, kisanak pastinya nggak sedang memakai smartphone kisanak kan? :)

Begitu juga sebaliknya bila layar dalam keadaan hidup, dan kunci smartphone dibuka, kecepatan CPU akan kembali ke titik maksimumnya, dan smartphone kisanak siap digunakan seperti biasa.

Keuntungan pemakaian CPU Tuner:

1. Dikombinasikan dengan jurus penghemat baterai Juice Defender, baterai smartphone kisanak akan tahan lebih dari 24 jam (pada penggunaan normal). Saya berani jamin deh!

2. CPU bisa beristirahat pada keadaan layar OFF, karena kecepatannya diturunkan oleh CPU Tuner.

Kerugian pemakaian CPU Tuner:

Satu-satunya kerugian pemakaian CPU Tuner yang saya rasakan adalah, pada saat layar ON, ada jeda sekitar 3 detik hingga kecepatan CPU naik kembali ke titik normal. Bagi yang nggak perlu cepat memakai smartphonenya, jeda 3 detik ini pastinya nggak jadi masalah. Tapi lain ceritanya bila kisanak perlu menjalankan aplikasi smartphone dengan terburu-buru misalnya, pasti akan terasa lag dan smartphone tidak responsif selama jeda 3 detik tersebut.

 

Jadi gimana kisanak? Berani coba? Tes dulu deh. Saya jamin batere awet dan nggak sering-sering colok ke charger!

[Android] Tips Hemat Baterai Smartphone Android Kisanak Dengan Aplikasi Juice Defender.

Yang namanya Smartphone, rasanya cuma segelintir yang bisa mengklaim baterainya awet.

Liat aja deh para pengguna smartphone, barangkali kisanak juga mengalaminya, kalau kemana-mana charger wajib dibawa, dan rasanya tiap hari itu smartphone di charge melulu!

Kenapa sih smartphone kita ini haus daya sekalih? Yah jawabannya cukup jelas, dengan bejibunnya fitur yang dibenamkan pada sebuah smartphone, maka tak pelak lagi kebutuhan daya pun meningkat. Tapi secara garis besar, ada beberapa fitur yang memang memerlukan daya yang cukup besar, seperti GPS, bluetooth, Wi-Fi dan Wi-Fi tetheringnya, dan juga paket data yang selalu ON.

Bagaimana supaya baterai smartphone bisa lebih awet?

Jawaban sederhananya ya matikan saja semua fitur pendukung smartphone, dan sisakan fitur wireless GSM/CDMA nya saja! Saya jamin itu baterai bakal awet sehari penuh. Tapi apalah arti sebuah smartphone kalau fitur unggulannya tidak diaktifkan. Betul betul betul?

Untungnya Android punya banyak aplikasi penghemat baterai yang cukup mumpuni. Salah satu diantaranya adalah Juice Defender.

Bagaimana cara kerja Juice Defender? Setelah terinstal dan diaktifkan, setelan standar Juice Defender akan mengatur fitur-fitur wireless smartphone secara penuh. Contohnya fitur paket data akan dimatikan dan dinyalakan secara otomatis dalam rentang waktu 15 menit.

Penggunaanya pun mudah. Cukup download versi free nya. Instal, dan aktifkan dengan cara tap tombol Enable, dan biarkan preset profile nya di posisi Balanced. Itu saja!

Cukup tap "Enable" dan Juice Defender akan mengatur nafas baterai kisanak.

 

Pada layar ini Juice Defender akan menghitung potensi penghematan baterai.

 

Tentunya ada pengaturan-pengaturan lainnya di menu-menu Juice Defender ini, tapi untuk penggunaan standar, cukuplah hanya men-tap tombol Enable saja.

Dibalik keuntungan yang diperoleh, tentu ada kerugian yang bakal kisanak hadapi, yaitu diantaranya:

1. Koneksi internet yang tidak selalu ON. Karena prinsip kerjanya yang memutus-sambungkan koneksi paket data, maka kisanak tidak akan mendapatkan update dari internet yang instan. Contohnya aplikasi chatting, e-mail, atau Facebook kisanak tidak akan menampilkan update real time.

2. Ada beberapa aplikasi yang akan me-log out kisanak bila koneksi internet terputus, seperti aplikasi Ebuddy atau aplikasi chatting lainnya. Dan seringnya kisanak harus log-in secara manual untuk tersambung kembali.

Nah, untung rugi sudah didapat. Sekarang kisanak silakan mencoba, dan sampaikan apa saja khasiatnya setelah smartphone kisanak minum jamu Juice Defender, di pojok komentar!

Artikel selanjutnya saya akan membahas pengiritan baterai yang lebih canggih dan lebih top markotop. Jadi jangan kemana-mana. Panteng terus saluran Go….!!!! BLOG yang pastinya nggak bikin kisanak jadi GoBLOG :)

 

[Android] Langkah-langkah Rooting Samsung Galaxy Y GT-S5360

Sistem Operasi Android yang notabene masih keluarga Linux membuka kemungkinan bagi para penggunanya memiliki keleluasaan akses sebagai Super User.

Kisanak sudah pasti mengetahui, bahwa sistem operasi moderen seperti keluarga Windows 2000 keatas dan Linux mempunyai dua jenis keleluasaan akses, yaitu sebagai user biasa dan Admin-atau sering disebut juga Super User. Bila sebagai user biasa, rata-rata kita tidak bisa melakukan perubahan-perubahan pada sistem yang sifatnya kritikal, atau bahkan tidak bisa menginstal software pada komputer tersebut. Namun pada akses Admin atau Super User, kita ibaratnya seperti penguasa komputer tersebut, dan bisa melakukan perubahan apa saja pada sistem. Begitu juga pada smartphone berbasis Android. Karena pada dasarnya Android adalah Linux, maka pada Android juga berlaku dua jenis keleluasaan akses.

Namun smartphone Android keluaran standar pabrik tidak memiliki keleluasaan akses sebagai Admin, karena tanpa akses Admin pun, pengguna biasa tetap dapat mengoperasikan smartphonenya tanpa ada masalah.

Lalu untuk apa kita repot-repot membuka akses Admin pada Android?

Ada beberapa keuntungan yang bisa didapat setelah kita mendapatkan akses penuh sebagai Admin pada smartphone Android, yaitu diantaranya:

1. Mempunyai akses penuh untuk mengubah file-file sistem

2. Dapat mengubah logo atau image saat boot

3. Memblokir atau menghapus iklan-iklan pada aplikasi yang terinstal

4. Mengubah font sistem

5. Overclock atau underclock prosesor (dengan kernel yang mendukung tentunya)

6. Menjalankan aplikasi tertentu yang memerlukan akses Admin.

Namun selain keuntungan, ada beberapa kerugian, atau resiko yang harus kisanak waspadai:

1. Garansi produk dengan seketika menjadi tidak berlaku

2. Kemungkinan virus atau malware masuk menjadi lebih besar karena akses Admin telah terbuka

3. Bisa jadi performa smartphone menjadi tidak lebih baik daripada sebelum akses Admin terbuka

4. Kegagalan proses membuka akses Admin bisa jadi membuat smartphone kisanak menjadi rusak alias cukuplah menjadi ganjal pintu saja he he he.

Nah, bagaimana kisanak? Berani mencoba? Silakan diikuti langkah berikut:

Catatan penting:

Membuka akses admin disebut juga Rooting, karena pada dasarnya akses admin adalah membuka akses ke root sistem operasi. Saya tidak bertanggungjawab atas resiko yang ditimbulkan artikel ini.

Sebelum proses rooting dimulai, ada baiknya kisanak mem-backup dulu semua data penting di smartphone, dan baterai minimal 90% terisi.

Untuk contoh perangkat, saya gunakan smartphone saya, Samsung Galaxy Y GT S5360

Langkah-langkah Rooting:

1. Download file pembuka akses root disini. File ini spesifik untuk Samsung Galaxy Y GT S-5360. Untuk smartphone lain, silakan kisanak cari-cari di warung terdekat.

2. Salin file .ZIP hasil download ke posisi root kartu memori smartphone (tidak di dalam folder apapun), dan file .ZIP jangan di unzip.

3. Matikan smartphone kisanak, dan nyalakan kembali dalam modus RECOVERY, caranya, tekan tombol POWER, tombol volume UP, dan tombol HOME secara berbarengan, dan tunggu beberapa saat.

4. Dengan tombol volume UP dan DOWN, arahkan menu recovery pada pilihan Apply Update from SDCard

5. Pilih file Update.zip yang telah di salin sebelumnya (tekan tombol HOME)

6. Biarkan proses rooting berjalan.

7. Reboot smartphone.

Bila proses rooting berhasil, akan muncul icon SuperUser di list aplikasi.

Sampai titik ini, maka kisanak telah berhasil me-rooting smartphone kisanak!

Sampai jumpa lagi dalam artikel Go….!!!!BLOG lainnya yang pasti nggak bikin kisanak GoBlog :)

 

[Android] Cara Upgrade Firmware Android Pada Samsung Galaxy Y-GT S5360

Seperti halnya pada komputer, smartphone berbasis Android pun bisa di-update firmwarenya.

Update firmware sebenarnya nggak begitu perlu buat pengguna biasa. Namun buat kisanak yang selalu mencari pengalaman penggunaan yang terbaik buat Android kisanak, maka upgrade firmware menjadi perlu. Rilis firmware yang dikeluarkan vendor pembuat smartphone biasanya selalu menitik beratkan pada perbaikan performa. Dan seringnya setelah upgrade firmware, smartphone tersebut akan menjadi lebih cepat dan lebih efisien.

Begitu juga smartphone Samsung Galaxy Y S-5360 saya. Setelah upgrade firmware ke dari versi 2.3.5 ke Gingerbread 2.3.6, penggunaan sehari-hari terasa lebih gesit, gejala lag saat berpindah aplikasi menjadi berkurang, dan manajemen memori yang lebih baik. Sebelum upgrade, sisa memori selalu dibawah 50 MB, namun setelah upgrade, sisa memori menjadi rata-rata 65-70 MB. Lumayan lah gan!

Upgrade firmware pada artikel ini mengacu pada smartphone Samsung Galaxy Y S-5360, dan komputer berbasis Windows XP SP2. Langkah upgrade firmware untuk smartphone kisanak bisa jadi berbeda. Tapi umumnya untuk smartphone Samsung sama saja langkah-langkahnya.

Persiapan Upgrade Firmware.

Sebelum terburu-buru melakukan upgrade firmware, mohon disiapkan dulu bahan-bahan yang dibutuhkan:

1. Software KIES PC Sync Samsung. Download disini, atau instal dari CD yang terdapat di box Samsung kisanak.

2. Microsoft .NET 4.0. Download disini

3. Kabel data yang disediakan di box Samsung kisanak.

4. Komputer ber-USB port. Spesifikasi bebas dan OS Windows. Asal jangan jadul-jadul amat.

5. Koneksi internet

6. Kondisi Baterai 100% terisi (PENTING)

Catatan super penting:

Pastikan baterai 100% terisi, kabel data menancap dengan baik ke USB port, dan posisikan kabel USB dan smartphone kisanak di posisi yang aman, tidak terganggu oleh apapun. Langkah ini wajib dilakukan, karena proses upgrade firmware tidak boleh terganggu di tengah jalan. Jika proses upgrade terganggu, maka smartphone kisanak cukuplah jadi ganjal pintu saja he he he :)

Saya tidak bertanggung jawab atas resiko yang timbul dari artikel ini. Lakukan dengan hati-hati, maka kisanak akan baik-baik saja.

Langkah-langkah Upgrade Firmware.

1. Instal Microsoft .Net 4.0.

Sebenarnya proses download Microsoft .Net 4.0 bisa dilakukan dari instalasi KIES PC Sync. Tapi ternyata software besutan Samsung ini cukup jelek untuk dijadikan software PC Sync resmi Samsung, jadinya banyak error disana-sini, dan si KIES PC Sync ini super duper lambat kerjanya! Jadi lebih baik download, dan instal secara terpisah Microsoft .Net 4.0-nya.

2. Instal KIES PC Sync. Sediakan kesabaran yang cukup untuk menunggu proses instalasi selesai.

3. Jalankan KIES PC Sync.

4. Lepaskan SIM Card, dan nonaktifkan Launcher lain selain Launcher bawaan Samsung. Bila perlu uninstal dulu aplikasi Launcher selain bawaan Samsung.

5. Nyalakan smartphone Samsung kisanak, dan tancapkan kabel data USB ke komputer dan ke smartphone.

Perhatian: Jangan gunakan USB di panel depan casing komputer, karena arusnya kurang tinggi. Tancapkan kabel data USB ke port belakang komputer.

6. Tunggu hingga KIES mendeteksi perangkat Samsung anda. Setelah beberapa saat, KIES akan menawarkan upgrade firmware. Klik UPDATE untuk melanjutkan.

7. Selanjutnya kisanak akan disuguhi tata cara upgrade firmware, centang yang ditandai merah seperti pada gambar, dan klik Start Upgrade.

Gambar njiplak dari Google (Lupa bikin screenshot)

8. Proses selanjutnya KIES akan men-download file firmware, dan tunggu hingga selesai.

9. Proses selanjutnya KIES akan menyiapkan file firmware, membuka enkripsi file firmware dan memulai proses upgrade.

10. Setelah proses diatas, smartphone dan komputer kisanak TIDAK boleh mati, karena di tahap inilah proses upgrade firmware dimulai. Lama proses upgrade bergantung pada smartphone dan komputer yang kisanak gunakan.

11. Bila proses upgrade selesai, akan muncul konfirmasi bahwa proses ugrade firmware berhasil.

Gambar njiplak dari Google (lupa bikin screenshot)

Setelah ada konfirmasi seperti diatas, selesai sudah proses upgrade firmware smartphone Samsung kisanak!

Jadi bagaimana? Berani mencoba? Semoga berhasil!

Saya tunggu juga kabar-kabar perbaikan-perbaikan yang terasa pada smartphone kisanak setelah firmwarenya diupgrade pada pojok komentar.

Assololey icik icik ehemm..