[Android] Komparasi Akbar Browser Android (Part 1)
Kisanak barangkali sudah terpuaskan dengan browser bawaan Android, tapi bagaimana jika ada cara lain yang lebih baik dalam berselancar dengan smartphone kisanak? Berikut ini enam browser web untuk Android yang sudah di-tes dan diselikidiki.
Kegunaan sebuah smartphone sangat bergantung pada web browsernya. Pada awal-awal era browser mobile, kisanak sudah cukup beruntung bila sudah dapat menampilkan gambar pada sebuah halaman web, tapi kini jamannya sudah berubah. Sebuah mobile browser dapat menampilkan halaman web dan hampir seluruh aplikasinya, sama seperti kita menggunakan browser pada desktop.
Untuk smartphone Android, ada banyak browser yang dapat kisanak pilih, dan antara satu sama lain ada yang lebih baik daripada yang lainnya. Saya akan mencoba browser Android yang paling populer, dan akan mengumpulkannya di satu medan perang, dan pemenangnya akan diputuskan melalui performa rendering, kompatibilitas web, performa tampilan, fasilitas-fasilitas tambahan, dan kemudahan pemakaian. Berikut ini adalah para browser yang akan diadu:
Browser bawaan Android
Semua perangkat Android sudah dilengkapi dengan browser bawaan, tapi para produsen smartphone seringkali menambahkan skin atau mod tersendiri, dan hal ini membuat kalimat “browser bawaan” sedikit menjadi kabur. Secara standar, saya menyebutkan bahwa browser bawaan adalah browser yang betul-betul standar dari Google, yang ada di smarpthone Android Galaxy Y 2.3.6 saya.
Opera Mobile
Desktop browser yang terkenal ini juga tersedia di Android. Opera Mobile menawarkan banyak fitur yang juga dapat kisanak jumpai di versi desktopnya. Bila kisanak menggunakan browser Opera di PC, kisanak juga pasti akan menyukai browser versi mobile-nya.
Opera Mini
Jangan tertipu oleh namanya; Opera Mini bukan versi ringan dari Opera Mobile (seperti browser Dolphin Mini untuk Dolphin HD). Opera Mini sebenarnya adalah browser yang sama sekali berbeda, dan sudah dioptimasikan untuk berselancar web dengan koneksi mobile. Semua pekerjaan yang berat-berat, seperti pemrosesan halaman web. dan gambarnya ditangani oleh server Opera, lalu dikompresi, dan dikirim kembali ke smartphone kisanak. Hasilnya adalah browser yang cepat, konsisten dan tidak bergantung pada kecepatan koneksi internet, atau perangkat smartphone kisanak.
Firefox
Firefox 10 sudah tersedia untuk Android, dengan segudang fitur tambahan, dan perbaikan kecepatan. Sebagai salah satu dari browser yang paling banyak digunakan di desktop, sudah pasti Firefox punya kemampuan untuk menjadikannya salah satu browser mobile yang terbaik.
Dolphin Browser HD
Walaupun versi desktopnya kurang begitu terkenal, Dolphin HD adalah browser komplit yang paling banyak di download untuk versi Androidnya. Browser ini menawarkan tampilan grafis yang baik, dan fitur yang tidak dapat kisanak temukan pada browser lainnya.
Dolphin Browser Mini
Buat kisanak yang hanya ingin berselancar di internet tanpa segala tetek bengeknya, kisanak dapat memilih Dolphin Browser Mini. Desainnya yang minimalis membuatnya dapat bekerja bahkan pada perangkat Android generasi lama. Browser ini bahkan tetap memilik fitur unik yang tersedia di versi HD-nya.
Skyfire Web Browser 4.0
Seperti Opera Mini, Skyfire juga memproses halaman web di servernya dulu. Tapi perbedaannya terletak di kelengkapan fitur. Browser ini mencoba untuk menggabungkan kemampuan browser dengan segala fasilitasnya, dengan kecepatan hasil pengolahan servernya. Akan tetapi, tidak seperti browser lainnya, kisanak harus mengeluarkan sedikit biaya supaya dapat membuka seluruh fiturnya (saat ini harganya $2.99)
Seluruh browser diatas dipertarungkan pada sebuah Samsung Galaxy Y. Semua setelan browser dibiarkan pada kondisi asalnya, dan tidak ada penambahan embel-embel (add ons) pada browsernya.
(Bersambung part 2)
Filed under: Android | No Comments »



























